Daripersilangan diatas menunjukkan bahwa bila ada seorang wanita carrier kawin dengan laki-laki buta warna maka akan menghasilkan keturunan pertama(F1) antara lain wanita carrier (X C X c), laki-laki normal (X C Y), wanita buta warna (X c X c), dan laki-laki buta warna (X c Y). Dan dari persilangan dapat diketahui ratio fenotip (F1) yaitu 1:2:
Penyakitini lebih banyak ditemukan pada pria. Namun, pada beberapa kasus, perempuan juga memiliki peluang mengalami kondisi ini. Buta warna adalah penyakit keturunan yang biasanya diwariskan dari orang tua. Umumnya, penyakit ini diturunkan dari ibu ke anak laki-lakinya. Hal ini disebabkan karena perempuan biasanya menjadi pembawa kelainan
Makakemungkinan anaknya memiliki sifat sebagai berikut : 1. Genotip Xcb X : XX : Xcb Y : XY = 1 : 1 : 1 : 1 2. Fenotip Wanita normal carier : Wanita normal : Laki-laki buta warna : Laki-laki normal = 1 : 1 : 1 : 1 Berarti, persentase kemungkinan mempunyai anak laki-laki buta warna yaitu : Laki-laki buta warna = 1/4 x 100% = 25%.
Kemungkinanketurunan anak laki-laki mengalami buta warna dari pernikahan seorang laki-laki normal dengan seorang wanita buta warna ialah . A. 50 % B. 76 % C. 25 % D. 100 %. 7. Golongan darah yang tidak memungkinkan dijumpai pada keturunan dari pernikahan antara wanita bergolongan darah A yang menikah dengan seorang pria bergolongan
Seorangperempuan normal kawin dengan laki-laki buta warna, dapat dipastikan anak perempuannya bersifat . normal. normal karier. 50 % normal, 50 % karier. Seorang pria bergolongan darah O dan Rh+ homozigot menikah dengan seorang wanita bergolongan darah A homozigot Rh-, maka kemungkinan golongan darah anaknya adalah . Rh+ , O. Rh+ , A
Seoranglaki-laki normal menikah dengan perempuan normal carrier terhadap sifat hemofilia. Dari pernikahan tersebut terdapat presentase kemungkinan diperoleh anak penderita hemofilia sebesar
Polidaktiliadalah suatu kelainan yang diwariskan oleh gen autosom dominan P, sedangkan gen p untuk normal. Hal ini terjadi karena kelainan ditentukan oleh autosom, ekspresi gen yang terjadi berbeda sehingga lokasi tambahan jari berbeda. Misalnya seorang laki-laki penderita polidaktili menikah dengan seorang wanita polidaktili heterozigot pula.
wanitacarrier: X bw X bw: wanita buta warna: XY : laki-laki normal: X bw Y: laki-laki buta warna: Pada bagan di atas, individu (1) mempunyai 3 anak dalam kondisi normal semua sehingga besar kemungkinan individu (2) adalah wanita normal (XX). Seorang lelaki bisu tuli (Ddee) menikah dengan seorang wanita normal (DdEE) maka persentase fenotip
Gmri. 6sitjf53dq.pages.dev/1806sitjf53dq.pages.dev/2656sitjf53dq.pages.dev/4666sitjf53dq.pages.dev/1336sitjf53dq.pages.dev/4296sitjf53dq.pages.dev/2326sitjf53dq.pages.dev/4686sitjf53dq.pages.dev/109
seorang laki laki normal menikah dengan wanita carrier buta warna