Berat eceng gondok 20 gram untuk setiap pencetakan briket. - Suhu karbonisasi eceng gondok dan tempurung kelapa yaitu 400 oC. - 2Tekanan kempa briket 1 ton/cm . - Perekat tapioka dengan perbandingan massa tapioka dan air yaitu 1:4. b.Variabel berubah, yaitu : Perbandingan antara eceng gondok dan
Mengubaheceng gondok yang tadinya dipandang sebagai limbah menjadi sebuah hasil karya seni bernilai tinggi tentu tidaklah mudah. Banyak proses yang harus dilalui, mulai dari bahan mentah menjadi produk kerajinan bercita rasa seni tinggi. Proses pengeringan sampai pada mendesain beragam produk kerajinan dari eceng gondok dilalui tahap demi tahap.
ujipotensi tumbuhan eceng gondok (eichhornia crassipes solm.) sebagai fitoremediator logam berat kromium (cr) pada limbah cair dari pabrik kulit di magetan jawa timur skripsi oleh: ahmad sidiq ansori nim. 15620025 program studi biologi fakultas sains dan teknologi universitas islam negeri maulana malik ibrahim malang 2022
memanfaatkaneceng gondok menjadi bahan bakar alternatif dengan campuran kotoran sapi sebagai bahan perekatnya. Eceng gondok di manfaatkan menjadi biobriket dengan proses karbonasi anaerob pada temperature 400ΒΊC. Proses pembuatan biobriket tersebut dilakukan dengan variasi komposisi antara eceng gondok dan kotoran sapi dengan persentase 30%,
iiiSIFAT MEKANIK KOMPOSIT TERHADAP FRAKSI VOLUME SERAT ECENG GONDOK BERMATRIKS POLYESTER . Pesta Natalia Sigalingging (409240024) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik (kekuatan tarik dan kekuatan lentur) komposit polyester dengan filler serat eceng gondok (eicchornia crassipes). Adapun tahapan penelitian ini terbagi atas beberapa tahapan.
Karenaeceng gondok dianggap sebagai gulma yang mengganggu maka berbagai cara dilakukan untuk menanggulanginya. Tindakan-tindakan yang dilakukan untuk mengatasinya antara lain: Menggunakan herbisida; Mengangkat eceng gondok tersebut secara langsung dari lingkungan perairan
performancemenarik, dan tidak menggunakan proses pemesinan.Eceng Gondok juga dapat di-jadikan sebagai serat alami yang memiliki poten-sial untuk dikembangkan [1]. Gambar 1. Eceng Gondok(Eichornia crassipes) Dalam perkembangannya, komposit yang dibuat dari glass fibre reinforced plastic (GFRP) menghasilkan polutan, sehingga banyak